Mengenali Jenis-jenis Ruam pada Bayi

Ruam adalah penyakit yang ditandai dengan warna kemerahan yang terdapat pada kulit bayi. Banyak faktor yang menyebabkan ruam, ada dari alergi, bakteri, maupun virus. Anda dapat mengenali perbedaannya untuk mengetahui cara penanganannya.

Secara umum, penyebab ruam terbagi menjadi tiga yaitu infeksi, reaksi alergi, gaya hidup atau perubahan hormon. Infeksi dapat disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Reaksi alergi dapat disebabkan oleh makanan, minuman, atau obat-obatan tertentu yang menyebabkan alergi. Gaya hidup atau perubahan hormon terkadang dapat juga menjadi penyebab ruam seperti kurang menjaga kebersihan.

Apabila kita bagi ruam pada bayi berdasarkan jenisnya, kita akan memperoleh sebagaimana berikut:

  1. Jerawat bayi
    Jerawat bayi dapat muncul pada pipi, hidung, atau dahi. Terkadang ia juga bisa muncul di dada dan di leher. Jerawat ini sering muncul pada bayi yang usianya 3-4 minggu dan dapat bertahan hingga sebulan. Ruam jenis ini cenderung tidak berbahaya dan tidak menular, sehingga Anda tidak perlu khawatir. Pemicu jerawat diantaranya adalah hormon yang masuk ke dalam plasenta, hormon iini membantu perkembangan paru-paru dan merangsang kelenjar minyak di wajah bayi hingga menyebabkan munculnya jerawat.
  2. HMFD atau flu Singapura
    Hand, Foot, Mouth Disease atau Penyakit Tangan, Kaki, Mulut dikenal juga dengan flu Singapura adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Munculnya HMFD biasanya disertai dengan demam. Virus ini menular lewat kotoran sehingga Anda perlu menjaga kebersihan tangan setelah mengganti popok bayi.
  3. Campak
    Campak adalah penyakit yang ditimbulkan oleh virus yang menyebar lewat udara. Perlu penanganan dokter untuk mengatasi penyakit ini. Gejalanya dapat muncul setelah 10 hari terpapar virus. Bayi yang terkena campak akan mengalami demam tinggi selama 4 hari, lalu setelah tiga hari akan muncul ruam pada seluruh tubuh. Pastikan bayi menerima vaksin campak supaya tidak terkena penyakit ini.
  4. Rubella
    Penyakit ini disebabkan oleh virus dan memiliki gejala seperti hidung meler dan ruam merah serta menonjol. Ruam dapat muncul di sekitar wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh. Penyakit ini dapat menular sehingga Anda jangan melewatkan vaksin rubella gratis dari pemerintah untuk melindungi anak Anda.
  5. Cacar Air
    Cacar air bila mengenai bayi akan membuatnya demam dan lemas. Lalu akan muncul pada tubuhnya bintik-bintik menonjol berisi air. Bintik ini akan terasa gatal dan membuat bayi terus garuk-garuk. Bintik-bintik yang melepuh dapat terbuka saat digaruk. Penyakit cacar dapat menular lewat udara dan juga melalui cairan dari
    bintik yang ada pada tubuh penderita.
  6. Eksim
    Eksim adalah ruam kulit bayi yang disebabkan oleh alergi. Penyakit ini muncul di kulit kering sampai menyebabkan gatal akibat iritasi produk sabun bayi atau sabun cuci. Namun, eksim tidak menular. Sehingga yang perlu dilakukan adalah menjauhkan semua faktor penyebab iritasi dengan cara menjaga area yang terkena eksim agar selalu lembab, tidak kering dan menyebabkan gatal. Anda dapat memandikan bayi dengan sabun pelembab lalu memberikan krim eksim yang aman bagi bayi. Eksim dapat bertambah parah jika menggunakan sabun anti bakteri atau mandi busa sehingga kedua hal tersebut perlu dihindari.

Itulah diantara jenis-jenis ruam yang dapat muncul pada kulit bayi. Apabila Anda
menemukan ciri-ciri ruam, jangan langsung memastikan sendiri termasuk jenis ruam yang
mana. Konsultasikan ke dokter agar memperoleh identifikasi yang tepat beserta
penanganannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *